ketika sampai di rumahnya aku di sambut oleh anaknya yang masih SMA yang bernama Susan. kakinya agak tegang dan berusaha merapatkan kedua kakinya lagi.Aduuh… Oom.. Bokeb kakinya agak tegang dan berusaha merapatkan kedua kakinya lagi.Aduuh… Oom.. dan tangan kananku menarik lembut wajahnya untuk aku ciumi.Dari matanya yg terpejam aku bisa merasakan kenikmatan yg tengah membakar tubuhnya yang seksi.Aku langsung meminta Susan untuk melepas kaosnya dengan perlahan. kalau aku nilai susan ini body nya oke dan aku beri nilai 99.9 Persen lah .Oom kok lihatin aku gitu banget sih” katanya sambil membaca majalan di depanku.Waah… Sorry deh San, habis kamu beda sama yang lainnya dengan kecantikan kamu “sahutku sambil tanganku menepuk pipiku.Wajah Susan langsung memerah, mungkin dia tersinggung dengan ucapaku. Kujilati seluruh rongga mulutnya dengan sepuas-puasnya.Pelan-pelan tubuh Susan kurebahkan ke lantai. ”Dan karena posisi kabel di bawah, Susan terpaksa jongkok di depan mataku.




















