Hesti terdiam dan hanya tersenyum mendengar pertanyaanku yang mulai terarah itu. Dari laci mejaku kukeluarkan sebendel uang limapuluh ribuan senilai 5 juta rupiah, aku berkata kepada Hesti, bahwa aku ingin melihat dia membuka pakaiannya agar aku dapat lebih mengenal dia secara nyata, untuk itu akan kuberikan uang 5 juta rupiah yang ada di depannya itu. Bokeb Dengan penuh hormat ia menjabat tanganku dan duduk di depanku sambil menyerahkan berkas wawancara dari staffku sebelumnya. Tanpa ragu kedua tanganku langsung meremas susu Wulan dengan lembut. Pelan pelan kusapukan lidahku kepinggir nonok Wulan, Wulan langsung mendesah dan mendorong kepalaku, aku diam saja malahan kuteruskan jilatanku pada itilnya yang bulat itu, Wulan merintih rintih kegelian, tanganku tak tinggal diam juga ikut meremas remas susunya yang montok itu. Akupun hanya tertawa karena aku yakin pikiran Lenny sudah ngeres saja. Setelah telanjang, Hesti berdiri mematung di depanku sambil tersenyum dan menunduk.




















