saya waktu itu benar2 khilaf kataku lagi. Bokep Mama Pak Rojak kuajak makan.Kami duduk berhadap hadapan, ia pandangngi terus mataku. Sedang suamiku telah akrab dgn Pak Rojak. Aku merasa tidak enak.. Bukan materi yang aku kejar pada dirinya, namun karena sikapnya yang santun thdp aku. Setiap hari aku kekantor kadang diantar Mas Hendra dan kadang aku nyetir sendiri. Jika ia pulang sore harinya,aku merasa ada yang hilang dalam hidupku. Perasaanku kepada Pak Rojak serasa ingin terus bersama dengannya. Perasaanku kepada Pak Rojak serasa ingin terus bersama dengannya. Lalu ia diam Aku pun diam saja saat itu, hingga sampai di rumah. Mas Hendra ingin aku mencurahkan perhatianku kepada pekerjaan dan ingin tetap menikmati kehidupan berdua dulu tanpa di ganggu anak dulu. Suatu hari saat mengantar aku kekantor sambil bincang2 Pak Rojak, bilang padaku.Bu.. Bukan apa2, di kampungku orangtuaku juga punya mobil seperti itu. Dalam kehidupanku gak ada masalah dalam




















