Fahmi dan Guntur bertugas mengambil gambar dan mengatur pencahayaan beserta pose, sedangkan Yesi adalah penata make up dan desain pakaian, walaupun sesekali Yesi juga turun ke pemotretan sebagai model, karena ia memiliki wajah yang cukup cantik dan berkulit putih.***
Hari itu berlangsung biasa saja, Yesi menemani Karen di ruang ganti untuk memakai bra dan celana dalam pilihan Yesi. ***Tidak ada yang aneh baginya, hanya berpose sesuai yang diarahkan lalu difoto, Karen merasa cukup senang dengan pekerjaan pertamanya itu yang tidak sulit baginya. Bokep STW Karen memang berpenampilan oke, dengan tinggi yang cukup di atas rata-rata dan wajahnya yang cukup cantik, ia memang cocok menjadi model, hanya saja kulitnya tidak putih, warna sawo matang itu menjadi nilai kurangnya. Karirnya sebagai model majalah dewasa semakin menghancurkan masa depannya. Fahmi mengarahkan pencahayaan, sambil sesekali ia pun memandangi belahan dada Karen.***
“Sekali lagi ya…”, kata Guntur setelah beberapa kali mengambil shoot namun belum puas




















