Setelah makan malam, lalu kami berdua ngobrol di ruang tamu sambil melihat acara TV. maaaaah, aku nggak tahaannn nih…. Film Porno “Iya maaah…. “Maaas, mama lemes sekali ”, kata mama dengan suara yang hampir tidak terdengar dengan nafasnya yang masih tersengal sengal. “Mama kirain kenapa ? “Ter..rrruss..saaa…yang…terruu uus. Aku enggak tahu harus berbuat apa, jadi aku hanya tiduran saja disamping mama sambil ku elus elus dahi yang berkeringat dan rambutnya serta pandanganku tidak pernah lepas dari wajah mama karena takut terjadi apa2, tapi sering juga mataku tertuju ke tetek mama yang menyembul keluar dari baju tidurnya yang terbuka. “Mah…..celana mama mengganggu nih…. “Mas, rambutmu itu sudah mulai banyak lagi yang putih…sini mama cabutin”, kata mama yang biasanya selalu mencabuti ubanku bila datang ke Bandung.




















