Dia pasti merasa kalau aku memandangnya dengan tatapan yang tidak pantas. Tok.. Bokep Ojol Maaf Bu tapi aku harus segera pulang” rupanya dia sudah merasa gelisah. Terima kasih sebentar lagi aku juga mau pulang” jawabku dengan ramah. “Tutup mulutmu dan turuti permintaanku” kataku dengan suara pelan dan halus. Segala sesuatunya telah aku pikirkan dengan matang sehingga aku yakin dengan setiap perbuatanku padanya.“Tadi kamu sepertinya menikmati sekali mengintip ibu Diana dan Nina ditoilet itu,” aku berucap dengan penuh provokasi, “Ehm.. Suasana ruangan kantorku yang sudah kosong ini mirip sekali dengan suasana tadi siang pada jam istirahat.Lenggang dan nyaman membuat aku merasa kembali rileks. “Iya bu.. Ya nggak juga sih.. Tangannya menelusup ke balik rok-ku dan menarik pantyhose yang kukenakan. kalau ibu masih lama dan perlu beli makanan atau minuman bisa titip aku biar nanti aku suruh maintenance yang mengantarkan kemari..” ujarnya.Bramanto rupanya sudah berganti pakaian.




















