aku tak pernah merasakan betapa enaknya.. Bokep Jepang minuman apa ini.” Ternyata label minuman ini tertulis huruf-huruf yg aku tak paham, mungkin aksara China, mungkin Jepang mungkin jg Korea. aku jg mau keluar, sekarang kita hitung sampai tiga. Aku tak peduli erangannya, kusedot, kusedot dan kusedot terus, sampai akhirnya zakar Sang Kapten yg panjangnya hampir 12 centi itu memuncratkan cairan hangat ke mulutku yg mungil.“Aaahh.. sruuuppp.. Maka tak heran banyak lelaki di sekolahku yg berusaha memacariku, tp aku cuek, alias tdk merespon.“Ooohh.. ini orangnya, berani-beraninya kamu naik kapal tanpa tiket,” kata sang atasan tadi.“Tiketku hilang bersama pakaianku yg ada di tas, saya tdk bohong Pak, tas saya benar-benar hilang..”“Bah itu sih alasan klasik Non, sdh ratusan orang yg minta dikasihani dgn membuat alasan itu.” ucapnya lagi.“Kalau Bapak tdk percaya ya sdh, sekarang aku dihukum apapun akan aku lakukan, yg penting aku sampai di Jakarta.”“Bagus, itu jawaban yg aku




















