Hal ini membuatku semakin gelisah menahan gejolak adikku yang dari tadi ingin berontak terus tanpa aturan yang jelas.Rupanya Fenny melihat kegelisahanku dengan menyangka aku tersiksa jika harus tidur di sofa, padahal bukan itu penyebabnya, sehingga akhirnya dia pun bersuara. tapi aku sudah cape nih “ jawabku untuk memancing pelayanan yang lebih ekstra tentunya, “ Trus gimana dong mas ? Bokep Jilbab/Hijab Mbak tidur dikamar saya saja biar saya yang tidur di sofa “.“ Tapi mas ……” jawabnya ragu, namun akhirnya seperti kebo di cucuk hidungnya ikut dibelakangku menuju kamar sambil mengangkat tas Fenny dan tasku sendiri.Setelah masuk dalam kamar dan menyelesaikan segala urusan dengan room service yang mengantar ke ruangan yang ku pesan. Sambil mengelus kontolku yang mengecil tapi mulai nampak tanda-tanda akan bangun lagi.“Mas… boleh nggak Fenny minta lagi..” Pinta Fenny.
















