Dengan demikian berahiku akan tersalurkan.”
Fitria memandangku dengan pandangan menyelidik dan berkomentar “Ach… yang benar ? Vagina Fitria seolah-olah berpasir, mirip lendir telur penyu. Bokeb “Awas ya… kutunggu komentarmu..”
Keesokkan harinya, setelah jam pulang dengan tergesa-gesa Fitria menghampiriku seperti ada sesuatu yang ia tahan-tahan ingin segera ia tumpahkan padaku
“Wan…, bener katamu. Dan Fitria meminta pendapatku apa yang harus dilakukan. Kemudian matanya terbuka dan memandangku dengan sayu seraya berkata…
“Wan… barusan benar-benar luar biasa… belum pernah aku mengalami hal seperti ini sebelumnya… swear…”
“tapi Wan…. Rupanya ucapanku tersebut membuatnya tersanjung dan makin bergairah. Aku terus mengulum bibirnya…, sehingga akhirnya dengan napas memburu yang tak kusangka-sangka dia mulai membalas ciuman bibirku dengan hisapan dan jilatan yang penuh nafsu dengan mata tetap terpejam.


















