Aku tidak tahu tapi aku teramat jengkel dengan diriku sendiri. Dia terpelanting. Bokep Viral Terbaru Dia terlihat girang sekali memperoleh uang seribuan. Kepalanya jatuh tepat di sisi trotoar. Hingga beberapa gerombolan anak datang menghampiri anak laki-laki itu. Atau seorang lelaki berjaket jins yang memayungi seorang perempuan yang jelas-jelas memakai jas hujan. Aku langsung ingin mengutuk diri. Apa yang ingin mereka lakukan? Oleh karenanya, aku betah berdiri berlama-lama di sini. Gila. Anak laki-laki yang berjualan itu malah tersenyum. Itu cuma dugaanku. Dua jam berlalu, baru satu pengendara yang berhasil membeli kantong plastiknya. Dingin kota ini makin terasa. Polos sekali. Semoga berkah,” ucap anak laki-laki itu sambil menunduk-nundukkan badannya. Tapi seperti yang aku katakan, aku tetap bertahan pada tempatku berdiri. Tiap kali dia berkata begitu, dia selalu menyertakannya dengan merendahkan bahu. Anak itu kembali menyodorkan jualannya, tapi kini cara berdirinya kurang stabil.




















