Aku hanya tertawa, sambil menggodanya bahwa dia terlalu banyak berharap.Menjelang siang hari aku memberitahu Bagas bahwa aku ada tamu penting dan tidak bisa ikut makan siang. Link Bokep Dia pun mengerti, dan pukul 14:30, setelah tamuku pulang dia langsung masuk membawa kantong makanan dan sebotol air mineral.Dia mengambil sebuah kursi dan meletakkan di sampingku, mengambil sumpit yang tersedia dan mulai menyuapiku. Hal ini sangat menyenangkan sekali. Aku hanya bisa mengangguk pelan tanpa jawaban.Padahal hatiku menjeritkan kata cinta kepadanya, mungkin aku terlalu sombong untuk mengungkapkan, atau aku terlalu takut? Dia masuk ke kantor dan memberikannya kepadaku sembari berkata bahwa aku harus makan.Saat itu hatiku terenyuh, apalagi setelah sekian lama tidak ada orang yang memperhatikanku, akhirnya aku menyuruh dia tinggal untuk makan bersamaku di kantorku.Sekitar 1 jam kami berbincang bincang, dia kembali bertanya tentang nomor teleponku yang akhirnya aku berikan kepadanya.
















