Felly menampakkan wajahnya di jendela belakang. Bokep Tante Malah sebenarnya aku hanyalah Social Drinker yang hanya kebetulan agak terlalu social semalam. 15 menit dan ia telah duduk kembali di mejanya.Pukul 12.00 waktu makan siang. “Pak Ricky, telepon dari Felly,” Indri, sekretarisku di interkom. Tanpa perhitungan.”
Senyumku berubah kecut. Ia tersenyum lalu berjongkok dan membuka ritsluiting celana panjangku. Setelah ia merapihkan celanaku, ia membereskan pakaiannya sendiri yang berantakan. Pernah dengan setianya menemaniku beberapa tahun. Dulu waktu kami masih pacaran hampir selusin kali kami bubar dan balik lagi. “What have you done you moron. Aku duduk. “Hey Ricky.”
Aku mendongakkan kepala. Dia selalu cemberut kalau aku keluar bersama cewek. Aku merutuki diriku sendiri. Bahkan ia tidak sadar bahwa aku telah berganti pakaian dengan waktu bertemu tadi siang.




















