Kini organ vitalku hanya tertutup cd putih berbahan katun. “Bang Roji”lagi jaga ya..bang? Bokeb Dengan muka merah dan menahan rasa malu yang amat sangat ia minta maaf dan mengakui bahwa ia telah melakukan kekhilafan di luar kota. Sambil meraih kedua tanganku lalu tubuhku dibawanya kepelukannya. Namun apalah dayaku untuk menahan setiap tindakannya. Sampai saat ini aku masih melaksanakan kewajibanku sebagi istri kepada suamiku. Ia lalu ikut masuk dan menutup pintu kamar.Tidak lama memang kami sudah dalam keadaan sama sama polos.Malam itu kami ingin menuntaskan kerinduan yang mulai jarang kami dapatkan,karena kesibukan aku juga mas Dodo. Pikiranku terus bekerja tentang keinginan Bang Roji itu. Aku takut pah…jawabku lagi…ya,,,mungkin aja mama dia lihat agak lain dengan yang lain,,misalnya mama jarang senyum atau nyapa dia…jadi ya dia kayak itu…terang suamiku lagi.Aku diam mendengar keterangan suamiku.Memang ada benarnya juga kata kata suamiku itu.Selama ini aku jarang bertegur sapa dengan satpam itu.Apalagi




















