termasuk pak Martin guru olah raga kami itu. Film Porno Aku diajaknya ke sebuah Hotel disebuah kota, yah seperti perpisahan. Aneh bin ajaib, Anisa tampak sudah berkurang merasakan kedinginan malam itu, seperti aku juga. Setelah dia enggak tahan, lalu dia naik diatasku dan memasukkan ‘Mr. ” Biasa main dimana ?” tanyanya
“Ada apa sayang?” tanyaku kembali. Hari terakhir, sepanjang hari kami hanya ngobrol dan bermesraan saja. Dia setuju dan masih menenteskan air mata.Setelah aku diperkenalkan dengan suaminya, aku minta pamit untuk pulang, akupun tak tahan dengan suasana yang mengharukan ini. Aku tersenyum saja. astaga lagi, Anisa sudah ‘keluar’ banyak, ‘Ms. Malam semakin larut, hujan sudah reda, bintang-bintang di langit mulai bersinar. wow…Anisa dalam suasana dingin itu membuka seluruh pakaiannya guna diganti dengan yang agak kering. Sekejap saja hari menjadi gelap gulita, dengan tiupan angin kencang yang dingin.




















