Karena sesuai janjiku, aku harus membayarnya 400 ribu setiap roll-nya.Sita pun menerima uang yang aku berikan dan kembali memasukannya ke dalam sakunya.“Mau tambah lagi nggak?” tanyaku. Iya, tapi berapa?!, soanya kalo banyak-banyak aku juga gak punya, tapi terus aku dapet imbalan apa nih..?!”, pancingku.“Terserah kamu deh, apa aja boleh!” jawabnya setelah terdiam beberapa saat. Bokep Asia Sambil membaca majalah, sedang Mas Muji dan Mas Slamet kuminta untuk membuatkan minuman hangat dan makan malam bagi kami berempat.Tapi sebelum kami tinggal sendirian, kami mengatakan pada Sita bahwa kami akan mandi dan membeli makan malam dulu di luar dan baru akan mengangkatnya naik setelah kami kembali lagi 2 jam kemudian, itupun jika jalanan tidak macet.Saat itu tampak Sita meronta di dalam air dan dari mulutnya terdengar suara yang tak jelas, mungkin tidak suka dengan yang kami katakan, karena ia tidak ingin ditinggal sendirian di dalam kolam dengan keadan seperti itu.




















