Malam itu Ananda mengenakan gaun warna hitam yang membuat penampilannya sangat berbeda dengan saat dia ada di kampus. “Oh.. Bokep Montok Setelah aku menyanyikan beberapa lagu dan mendapat sambutan yang cukup meriah dari pengunjung malam itu. “Kamu juga tumben Diet makan sendirian, biasanya khan sama grup band kamu?” kata Dina lagi. Itu terlihat dari kesehariannya yang riang dan lincah saat dia berada di kampus. “Boleh-boleh… Lagian aku sendirian kok” sahuntuku meyakinkan. “Ananda masih pingin ngobrol dengan Adiet nih bolehkan?” rajuknya manja. “Maaf Diet.. Yang tak lama aku bergegas menyetop taxi yang sedang lewat di depan kita. “Maksud kamu?”tanya Ananda lagi. Ketika waktu menunjukan pukul 23.30 aku mengatakan kepada Ananda. “Pa, Ma, Ini teman Ananda yang pernah Ananda ceritakan sebelumnya” terang Ananda kemudian. “Aku sudah banyak menceritakan tentang dirimu kepada Papa dan Mama, makanya mereka percaya kalau aku pulangnya bersama kamu” terang Ananda meyakinkan aku.
















