Kursi panjang tempat mereka bercumbu berderit-derit ramai, karena sebetulnya itu bukan tempat bercumbu. Film Porno Mulutnya terbuka dan nafasnya keluar dalam hempasan-hempasan pendek. Baginya, suami yang pulang dengan sehat dan cerita, lebih penting dibandingkan perang di sana-sini, persoalan politik di mana-mana, atau selebriti dunia yang muncul tenggelam. Jangan-jangan ia mempermainkan aku, pikirnya. Pagi-pagi sekali, sebelum mandi dan sarapan, Bari sudah menelusup ke leher istrinya, mencium dan menggigit-gigit kecil untuk membangunkan Surti. Ingin rasanya Bari bangkit dan menarik daster itu. Satu ke arah kiri, satu lagi ke arah yang berlawanan. Surti menyambut pasangan hidup terkasihnya di depan pintu, menerima tasnya, dan membiarkan tubuhnya yang segar karena baru habis mandi, dipeluk oleh suaminya.“Hmm.., harumnya istriku”, bisik Bari sambil menciumi leher Surti.“Hmm.., baunya suamiku”, sergah Surti menggoda. Tetapi begitu diturunkan, begitu cepat naik lagi.




















