“Oh, itu tadi teman lamaku yang baru pulang dari Jakarta. Kami bagaikan mayat telanjang yang terbaring berdampingan di atas tempat tidur. Bokep Live Siapa ini yah?” jawabku dalam telepon. Kukira kamu sudah insaf dan banyak berubah karena sudah beristri yang cantik, malah sudah punya 3 orang anak lagi. Sekarang kita lupakan saja semua itu, kita memikirkan dan menikmati pertemuan kita ini”.“Kak, aku sangat merindukanmu. Nampaknya ia sudah tidak sabaran lagi. Untung aku masih bisa buat alasan yang bisa yakinkan dia” kataku menceritakan kegiatan kami di rumah saat ia menelpon tadi.“Kamu betul-betul bersifat ular dan masih licik seperti dulu. “Oh yah, aku hampir lupa. “Maaf aku tidak pernah miliki watak seperti itu, lalu anda ini siapa?” kataku benar-benar bingung dan tidak tahu bicara dengan siapa.“Okelah, jika memang kamu sama sekali tidak mengetahui siapa diriku, aku akan jelaskan.




















