Lalu mulai kuusap-usap tangannya, lalu ia menoleh padaku, kutatap matanya dalam-dalam, sambil berkata dengan pelan, “Ayu, gua cinta elu.”
Ia tidak menjawab, tapi memejamkan matanya. Bokeb Kupikir ini saatnya, lalu pelan-pelan kukecup bibirnya sambil lidahku menerobos bertemu lidahnya. Kadang ia juga ke tempat kerjaku untuk minta jatahnya. Aku pun diam sejenak, lalu kucium mulutnya untuk meredakan rasa sakitnya. Kulihat Ayu sangat menikmati sekali permainan ini. Kugoyangkan pinggulku pelan-pelan, lama kelamaan kulihat dia mulai terangsang lagi. “Aduh Ton, elu ngerjain gua yah, awas elu nanti..!”
“Tapi elu suka khan? Ia juga tidak mau kalah, lalu melepaskan semua yang kukenakan. Tanganku tidak tinggal diam berusaha untuk meraba-raba buah dadanya, ternyata agak besar juga, walaupun tidak sebesar punyanya bintang film porno. Sejak saat itu, kami menjadi sangat lengket, tiap malam minggu selalu kami bertingkah seperti suami istri.


















