setelah itu dia tidak pernah keluar malam-malam dan itu lebih membuat kami lebih bebas melakukkanya di rumah.Sewaktu pembantu mudik pada saat lebaran kami menghabiskan waktu dirumah tanpa mengenakan pakaian selembarpun.Mbak icha yang mengusulkan hal itu dan begitu sampai rumah mbak icha langsung melucuti semua pakaian yang dikenakannya sepulang dari kantor…
saya juuga mulai sering pergi dengan mbak icha dan waktu itu hubungan kami sudah layaknya seperti orang pacaran. biasanya saya hanya melihat di film(waktu itu belum ada internet seperti sekarang). Bokeb waktu saya menoleh kedadanya,mbak icha langsung bertanya ” hayo,lihat apa kamu??” saya sendiri hanya tersenyum dan berkata,”Ngga lihat apa – apa kok,lagian mba pakai baju kok transparan betul sih?”. Saya yakin dia sadar akan hal itu dan sengaja mengenakan baju senam itu untuk menggoda saya. “Ya saya suka dong mba namanya juga laki-laki”. mba icha kemudian merebahkan badannya dan saya mulai memijitnya dari belakana setelah terlebih dahulu
















