Pinggangnya bagus, meskipun agak sedikit gemuk di perut. Bokep Sub Indo kenapa Kakek?” tanyanya bingung.Aku sekarang berdiri di depannya, tanganku memegang pundaknya. Beberapa waktu aku sempat ikut bisnis jual beli mobil bekas, namun bangkrut karena ditipu orang. Yg penting duit masuk terus, jauh lebih besar daripada gajiku saat masih bekerja di pabrik konveksi. Nafasnya terdengar semakin memburu. Kakek.. Suaraku penuh ketegasan namun juga bernada kuatir:
“Cah Sara, Cah Sara, kamu dalam bahaya besar. Bosen. Hingga suatu hari..”Pak Kartolo tiba-tiba mendatangi saya, Kakek” katanya. Satu senti..dua senti.. Kakek harus mencoba cara yg lebih kuat. Lembut dan hangat. Dasar perawan.. Di sini manteranya kuat sekali. enakan sekarang..” aku hampir ketawa.Goblok juga anak ini, sudah sekian jauh belum juga sadar kalau aku kerjain. Meskipun tetap dgn ogah-ogahan dan tidak percaya, aku ikut juga menjadi muridnya. Sekarang suaraku berubah penuh wibawa:
“sekarang, untuk menghilangkan ilmu hitam itu, kamu harus nglakoni persis sama dgn mimpimu itu”
















