“Eh, Mas Den, tadi temen Mas nelpon, namanya Reza.”
“Oh ya? Bokep Colmek Aku menggeleng, “Jangan, kamu kan masih kecil!” kataku. Setelah kutekan bel sekali, kakaknya mucul dengan ditemani Billy, anjingnya. Sepertinya mereka sedang nonton VCD yang diomongin Reza tadi siang di telepon. Aku terdiam sesaat. Dia agak sedikit kecewa.Akhirnya kami sampai rumah, dan Aryo langsung masuk kamarnya di rumah induk. “Eh, Mas Den, tadi temen Mas nelpon, namanya Reza.”
“Oh ya? Kemaluanku sudah tegak berdiri di dalam celana dalamku.Kemudian aku membuka celana dalamnya. Kalo Aryo nyesel, Mas Deni minta maaf, kejadian ini bener-bener sebuah kecelakaan.”
“Ngga pa-pa kok..” jawab Aryo.Lalu ia terdiam sesaat. “Eh Den, kamu sama sapa nih?” kata Reza sambil senyum-senyum kepada Aryo. “Lho, apa hubungannya dengan saya?” tanya Aryo. Lalu tanpa di komando kamipun mengulangi permainan yang telah kami lakukan tadi, bahkan kali ini jauh lebih dahsyat dari yang pertama hingga kamipun seperti kehabisan tenaga saat permainan




















