Chanel Camryn and Nick Strokes are both sitting in detention, with their teacher Rachael Cavalli staring daggers at them from behind her desk. Bokep Thailand It turns out that Chanel was caught giving Nick a blowjob behind the administration building. Rachael asks them how they could do something so STUPID. Chanel and Nick are three weeks away from graduating, and the principal is even thinking of expelling them! Why would they jeopardize their entire education for something so reckless?! Chanel and Nick plead forgiveness. They swear it was just a spur-of-the-moment thing and that they’ll never do it again! Can’t Rachael just turn a blind eye just this once? Their parents will totally freak out if they find out they did something so naughty, not to mention that Chanel and Nick are both valedictorians for their year. If they get kicked out of school now, they’ll be the laughingstock of the whole grade! Rachael sympathizes with the two teens. After all, she’s been their age before and knows just how powerful the urge to get frisky can be. But if she’s going to let her two students off the hook, she wants to make sure to teach them a good lesson… by supervising them through their first threesome, of course!
Tanpa buang waktu lagi kukangkangkan kedua kakinya sehingga liang kewanitaannya kelihatan terbuka. Kurasakan, “Seerr.. Mbaak, enak kan?” kataku sambil mempercepat gerakanku. Kumohon lepaskaan..” rintihnya. ayolah sekarang.. Aku berbaring, di sebelah kulihat Mbak Hafizah dengan wajah penuh keringat, sampai jilbab dan bajunya ikut basah kuyup. Matanya melotot melihat kemaluanku yang menjulur bebas, Dan Mbak Hafizah sempat tertegun melihat kejantananku yang lumayan besar dan panjang, tapi kemudian.. aku sangat bernafsu menyaksikannya…..paha dan payudaranya yang mulus walau perutnya agak membuncit, justru menambah nafsuku.Lalu pelan-pelan kulepaskan pakaianku satu-persatu hingga aku telanjang bulat. “Sudaahh Dikk.. “Yahh.. “Yahh.. “Uhh.. mmmhhh…ssshhhhh Diik.. Tanpa buang waktu lagi kukangkangkan kedua kakinya sehingga liang kewanitaannya kelihatan terbuka. “Sebenarnya saya juga masih pengin, tapi kita sarapan dulu kemudian kita lanjutkan lagi.” Mbak Hafizah hanya memandangku. Aku adalah seorang pemuda yang gila seks. serr..” spermaku menyemprot di dalam rahimnya bersamaan dengan maninya yang keluar lagi.Kemudian kami ambruk bersamaan





















