Pak Wijaya mengambilnya dari kantungnya dan melihatnya sekilas.“Wah, rupanya dugaan saya tadi nggak salah. Bokep Indo Xixixixixi….,” kata A-mei sambil tertawa geli. Namun sebelumnya ia sempat melihat lagi isi pesan yang datang terakhir yang isinya cuma singkat saja,”ok, c u muachhh”. “Salah Oom. Ini sekedar wacana diskusi diantara kita saja.”
“Pertama, kau tahu persis hal itu akan merusak hubungan kita karena aku tentu tak akan menyerahkan putriku begitu saja.Maafkan aku dalam hal ini, tapi ia adalah putriku, kata Pak Wijaya tegas.“Kedua, kau juga tahu, anakku itu suka bertindak semaunya sendiri. Kalau tadi ia masih bersikap malu-malu dan jaim, kini ia sudah tak peduli dengan hal-hal lainnya selain merem melek merasakan rangsangan-rangsangan nikmat di payudaranya. Melihat reaksi gadis itu yang tak melawan, langsung dilumatnya bibir gadis itu yang sama sekali tak melawan, hanya memejamkan mata saja.




















