Pulang aja Cin… Pulang…” naluri Cantika menjerit untuk segera keluar dari tempat itu. Ketiganya mengenakan pakaian dinas karena saat itu masih pagi dan hari kerja. Bokep India “Hoki banget laki lo bisa puya bini kayak lo ya.”Cantika merangkak menjauh menggapai pakaiannya.“Sekarang lo pulang aja. Melorotkan bra dan celana dalamnya. Ardian memberikan sebuah amplop coklat besar pada Cantika. Maaf mengganggu.” Cantika menjawab dengan tenggorokan kering.Cantika hanya mengenal laki-laki itu dipanggil Ko Liong oleh boss-nya. Raut mukanya tampak kelelahan, tapi ia masih bisa tersenyum hangat pada Cantika sebelum mempersilakan ia masuk. Hanya karena miss dengan jadwal Pak Pramono aja jadi kayak gini.” mohon Cantika pada Ferdi. Boss aja angkat tangan kalo udah urusan sama dia.”“Aku gak bis cerita Mei-Mei.” Tangan Cantika membalik-balik kertas putih bertuliskan nomor telepon.




















