Usai pemeriksaan kembali kubantu Anita untuk turun dari bed dan kembali lesakan benda kenyal tersebut menyentuh dadaku. Bokepin Bergegas aku kembali ke kamar Anita, kulihat dia sudah siap. “Kenapa kamu lakukan ini nov” tanyaku
“Nggak tau ndi aku nyaman denganmu, kamu menyesal ndi”
“Aku bingung saja, trus aku harus gimana”
” kamu nggak harus gimana-gimana, aku berterima kasih kamu mau dengar curhatku, masa depanku adalah diriku”
” ok aku pamit dulu ya udah malam banget lagian besok ada kuliah”
” ok makasih ndi” novi mengecup bibirku. Sebagai mahasiswa baru, dengan rajin ia ke kampus mengikuti kuliah hingga bulan ketiga dia kuliah makin banyak saja tugas yang harus diselesaikan. Belum ada 10 langkah ku berjalan tiba-tiba ada panggilan dari samping ” mas, sini kamu!” suara wanita dengan nada ketus. Kulihat di pojok kos ada kamar kecil, kupercepat langkahku dan kubuka pintu toilet, alangkah terkejutnya diriku karena didalam ada cewek yang sedang buang air




















