“Boleh.. Bokep Family Mia meraih kemaluan saya dan dimasukkan kedalam mulutnya untuk dihisap. Kuuat.. Saya hanya tersenyum dan menganggukkan kepala untuk memberi syarat kepadanya.“Ayo.. “Mules-mules terus Pak..” jawabnya sambil nyengir-nyengir. “Pagi juga chayank..” balasku sambil kupeluk dan cium mereka satu-persatu. Hmm..” Desahnya yang terhalang oleh kemaluanku yang berada di mulutnya.Saya melihat ada cairan putih mulai mengalir sedikit demi sedikit, maka Saya minta Mia untuk menduduki Saya dengan lubang vaginanya mengarah ke kemaluanku secara perlahan.“Oohh.. “Ayo masukkin, cepaat..” pintanya lagi.Mia langsung mengarahkan vaginanya kekemaluanku dan langsung menggoyang pinggulnya. Isteriku keluar kamar dan menghampiri si Mia, dibawanya Mia masuk kamar. Pak.. Mia memelukku dan “Terima kasih yaa.. “Kalau sudah begini, biasanya kamu ngapain lagi..?” tanya Isteriku. Orangtua Mia belum mau membicarakan perihal Mia, karena Beliau akan berbicara dihadapn isteri saya juga.




















